Resume Artikel Ilmiah “Physical Fitness Factor Analysis on Employees at the Fertilizer Company”
Artikel ilmiah yang berjudul “Physical Fitness Factor Analysis on Employees at the Fertilizer Company” yang ditulis oleh Rizka Dara Nabilah dan Denny Ardyanto dan terbit di Indonesian Journal of Occupational Safety and Health ini berfokus pada analisis faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani karyawan di PT Petrokimia Gresik. Penelitian ini dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kebugaran jasmani karyawan yang aktif berolahraga di perusahaan tersebut.
Penelitian ini bersifat non-reaktif dengan desain penelitian cross-sectional, melibatkan 55 karyawan yang dipilih secara acak dari populasi yang telah melakukan check-up medis setelah berpartisipasi dalam lebih dari 24 aktivitas fisik dengan total jarak minimal 126 km dalam tiga bulan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah umur, masa kerja, dan frekuensi olahraga, sedangkan variabel dependen adalah kebugaran jasmani yang diukur menggunakan ergocycle selama check-up medis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas karyawan yang diteliti berusia di atas 30 tahun, berjenis kelamin laki-laki, memiliki masa kerja lebih dari tiga tahun, bekerja dengan sistem normal, berolahraga minimal tiga kali seminggu, dan memiliki kebugaran jasmani yang baik. Analisis data menunjukkan bahwa umur dan masa kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan kebugaran jasmani karyawan. Namun, frekuensi olahraga tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kebugaran jasmani jika tidak disertai dengan pemantauan intensitas dan durasi olahraga.
Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kebugaran jasmani dalam mendukung kapasitas kerja karyawan. Kebugaran jasmani yang baik memungkinkan karyawan untuk menyelesaikan tugas-tugas harian secara efektif dan efisien tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Selain itu, kebugaran jasmani yang baik juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit dan meningkatkan produktivitas kerja.
Namun, penelitian ini juga menekankan bahwa frekuensi olahraga saja tidak cukup untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Olahraga harus dilakukan dengan intensitas dan durasi yang tepat untuk memberikan manfaat yang maksimal. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memberikan edukasi kepada karyawan mengenai pentingnya pola hidup sehat dan memastikan bahwa mereka melakukan olahraga dengan benar.
Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor umur dan masa kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kebugaran jasmani karyawan, sementara frekuensi olahraga memerlukan pemantauan yang lebih ketat untuk memberikan dampak yang positif. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan dalam merancang program kesehatan dan kebugaran yang lebih efektif untuk karyawannya.
Tugas PKKMB : Danar Putra Ramadhan
Komentar
Posting Komentar